Apa-itu-Nail-Art-dalam-Fashion?-Apakah-Halal?-Ini-Penjelasannya!

Apa itu Nail Art dalam Fashion? Apakah Halal? Ini Penjelasannya!

Bosan melihat kuku yang pucat? Anda bisa mengusir penampilan kuku polos tersebut dengan nail art yang penuh warna. Tetapi sudahkah Anda tahu apa itu nail art? Ini adalah seni melukis gambar pada kuku menggunakan nail polish dan cat khusus kuku.

Bagi pemula, menghiasi kuku dengan cat mungkin terdengar sebagai ide yang menakutkan. Bagaimana jika salah membuat gambar dan sulit dihilangkan. Namun Anda tidak perlu memikirkan hal itu, karena nail art sangat mudah dilakukan oleh siapa saja.

Pilihan motifnya pun bermacam-macam. Anda bisa mengekspresikan selera Anda melalui nail art. Selain itu, menggunakan nail art juga menyempurnakan penampilan Anda, karena perhatian langsung tertuju pada kuku ketika Anda berinteraksi dengan orang lain. Untuk itu, yuk cari tahu tentang seni ini!

Pengertian Apa itu Nail Art

Pengertian-Apa-itu-Nail-Art

Nail art atau seni kuku adalah seni menghias, melukis dan mewarnai kuku dengan cat khusus. Motif yang digambar bisa berupa hewan, bunga, bentuk-bentuk geometris dan lain sebagainya. Seni melukis kuku sebetulnya bukan hal yang baru, karena sudah ada sejak zaman Babilonia Kuno.

Dahulu kaum pria Babilonia Kuno mewarnai kuku mereka menggunakan kohl atau celak mata. Pewarnaan kuku menunjukkan status sosial seseorang, di mana warna hitam menunjukkan kasta yang tinggi. Sedangkan warna hijau melambangkan status sosial yang lebih rendah.

Seni melukis kuku juga ditemukan di masa Mesir Kuno. Mereka menggunakan ekstrak dari tanaman pacar atau henna untuk mewarnai kukunya. Hal ini dilakukan oleh Ratu Nefertiti, ia sering mewarnai kuku tangan dan kakinya dengan warna merah.

Cleopatra juga ditemukan pernah menggunakan nail art berwarna emas. Di masa ini, masyarakat awam tidak boleh menggunakan warna cat kuku yang sama dengan kuku ratu. Namun Anda bukan lagi tinggal di zaman purbakala, kini kreativitas Anda bermain peran dalam mendapatkan kuku yang menarik.

Alat Membuat Nail Art

Alat-Membuat-Nail-Art

Nail art terbagi menjadi dua jenis, yaitu tipe matte dan glossy. Untuk mendapatkan hasil yang paripurna, Anda perlu membersihkan kuku dan menyiapkan peralatan pembuatan nail art yang lengkap. Adapun berikut alat-alat yang biasa digunakan:

1. Kuku Palsu

Jika Anda tidak punya waktu untuk memanjangkan kuku Anda, kuku palsu adalah andalannya. Kuku yang terbuat dari bahan plastik ini tersedia di toko kosmetik dan siap untuk dijadikan kanvas melukis Anda. Bahkan ada kuku palsu siap pakai yang sudah memiliki motif.

Sayangnya, kuku palsu menghasilkan penampilan yang tidak alami. Terkadang data rekatnya juga kurang dan mudah terlepas. Disarankan hanya menggunakan kuku palsu pada acara spesial saja.

2. Bubuk Akrilik dan Monomer

Bubuk akrilik merupakan pewarna yang sering dipakai profesional. Perpaduan kedua bahan tersebut dapat menghasilkan gambar 3D yang lucu. Namun cairan monomer mengeluarkan bau yang cukup tajam.

3. Stamper dan Plate

Kalau belum percaya diri membuat desain nail art dari awal, Anda bisa memanfaatkan stamper atau plate. Stamper adalah stempel yang otomatis mencetak motif pada kuku. Sedangkan platter perlu diolesi dengan kuteks dahulu agar bisa mencetak motif yang diinginkan.

4. Rhinestone

Untuk menambah tekstur pada kuku, Anda dapat menggunakan manik-manik bernama rhinestone. Ini bukan sekadar manik-manik biasa, tetapi sejenis batu-batuan dengan bentuk dan warna yang beragam. Bagian belakangnya datar agar mudah ditempel pada kuku.

5. Cat Akrilik

Seperti yang disebutkan pada pengertian apa itu nail art, minimal Anda membutuhkan pewarna untuk melukis pada kuku. Anda bisa menggunakan cat akrilik khusus kuku untuk mendapatkan motif dan warna yang diinginkan. Cat jenis ini lebih cepat kering dan tidak terlalu cair.

Cara Membuat Nail Art bagi Pemula

Nail art sangat mudah dilakukan di rumah. Bagi Anda yang berminat belajar membuat nail art, maka ada baiknya pahami dulu langkah-langkah dasarnya, yaitu:

1. Tentukan Desain yang Diinginkan

Dengan memiliki desain yang diinginkan, Anda akan lebih mudah membuatnya. Berbicara soal desain, banyak sekali motif dan warna yang bisa Anda pilih. Silakan cari di internet sebagai bahan referensi.

Namun untuk pemula disarankan memilih desain yang sederhana. Jika sudah terbiasa, Anda bisa menggunakan desain yang lebih kompleks.

2. Siapkan Kuku

Dalam hal ini, kuku adalah kanvas. Itu artinya, kuku Anda harus dalam keadaan siap lukis terlebih dulu. Untuk itu, bersihkan kuku dari debu dan kotoran yang tersangkut di sela-sela kuku. Rapikan bagian kutikula kuku.

Lalu bentuk menggunakan nail file untuk mendapatkan kuku sesuai keinginan Anda. Misalnya bentuk runcing atau tumpul. Kuku yang bersih dan berbentuk rapi akan lebih mudah dilukis.

3. Lapisi dengan Base Coat

Mengingat cat khusus kuku terbuat dari bahan-bahan kimia yang bisa merusak kuku Anda, ada baiknya melapisi base coat terlebih dulu. Lapisan ini melindungi kuku Anda agar tidak mudah rapuh atau berwarna kekuningan.

Anda juga tidak perlu khawatir lapisan ini akan merusak desain Anda nantinya, karena base coat memiliki warna transparan. Base coat juga memperkuat cat agar bertahan lebih lama pada kuku.

4. Tambahkan Petroleum Jelly

Jika Anda bingung mengapa membutuhkan petroleum jelly pada seni ini. sebetulnya jelly ini berfungsi untuk membantu para pemula. Terkadang pemula rentan membuat kesalahan saat melukis desainnya. Dengan menggunakan jelly ini, cat lebih mudah dihapus.

Namun jika Anda tidak memilikinya, maka itu bukan masalah. Asalkan Anda berhati-hati saat mengaplikasikan cat khusus kuku nantinya. Soalnya, cat khusus kuku memiliki sifat yang sulit dihilangkan.

Bisa-bisa, satu coretan kecil saja akan merusak seluruh desain sudah ada. Maka dari itu, penting untuk fokus dan percaya diri agar hasil nail art minim kesalahan.

5. Terapkan Desain

Setelah menyelesaikan tahapan-tahapan awal tadi, saatnya momen yang paling menyenangkan, yaitu menerapkan desain yang Anda inginkan tadi. Tinggal ikuti motif, lalu gunakan cat, rhinestone atau bubuk akrilik untuk mendapatkan desain tersebut.

6. Tutup dengan Top Coat

Sudah selesai membuat nail art? Jangan terburu-buru memamerkan hasil karya kuku Anda terlebih dulu. Anda perlu memberikan lapisan terakhir sebagai pengunci agar semua pewarna melekat sempurna pada kuku. Top coat juga berfungsi untuk mencegah cat mengelupas saat tergores.

Jika tidak diberi lapisan finishing ini, nail art akan cepat pudar dan tidak awet.

Apakah Nail Art Halal?

Banyak yang bertanya terkait hal ini. Sebetulnya nail art menggunakan cat kuku dengan bahan yang bermacam-macam. Jika ingin aman, pastikan Anda menggunakan cat kuku yang ringan dan mampu menyerap air dan oksigen.

Karena tidak menghalangi air wudhu untuk menyerap ke kuku. Kuteks yang masih bisa menyerap air dan oksigen digolongkan sebagai halal.

Namun jika Anda ingin lebih aman, sebaiknya hanya menggunakan nail art pada saat berhalangan. Anda pun bisa sepuasnya berlatih nail art selama periode itu.

Sekarang tidak usah bingung lagi tentang apa itu nail art. Seni ini merupakan bentuk ekspresi diri sekaligus membuat kuku terlihat lebih menawan. Dengan sedikit latihan, Anda bisa membuat berbagai macam desain nail art yang menggemaskan. Apakah Anda mau mencobanya?

Baca Juga: