Ukuran-Lapangan-Lompat-Jauh

Ukuran Lapangan Lompat Jauh Sesuai Standar IAFF (Lengkap)

Lompat jauh adalah salah satu cabang olahraga atletik. Biasanya, lompat jauh ini akan dipelajari di sekolah. Oleh karena itu, di sekolah umumnya ditemukan lintasan dengan ukuran lapangan lompat jauh yang telah disesuaikan.

Pada pertandingan resmi, ukuran dari lapangan lompat jauh ini sudah ditentukan. Para peserta perlombaan tentu harus bisa mengetahui ukuran lapangan tersebut supaya bisa memperkirakan kecepatan ketika berlari.

Ukuran Lapangan Lompat Jauh

Ukuran-Lapangan-Lompat-Jauh-1

Lompat jauh adalah salah satu cabang atletik yang memakai gerakan melompat ke arah depan atas untuk membawa titik berat badan di udara yang dilakukan dengan cepat serta tolakan untuk mendapatkan jarak sejauh-jauhnya.

Untuk ukuran lapangan lompat jauh ini telah ditentukan IAAF dengan tujuan supaya setiap perlombaan dapat menerapkan semua aturan yang sama. Lapangan atau lintasan lompat jauh ini termasuk dengan lintasan untuk lari, papan pijakan, serta area pendaratan isi pasir.

Bentuk dari bak lompat jauh adalah persegi panjang dan area bak lompat jauh diisi menggunakan pasir. Panjang dari lintasan lapangan lompat jauh yaitu 40 meter. Tetapi, umumnya panjang dari lintasan untuk awalan lompat jauh adalah tidak kurang dari 45 meter.

Berapa panjang dan lebar awalan dalam lompat jauh? Semua tahapan pada lapangan lompat jauh ini memiliki ukurannya sendiri. Berikut adalah rinciannya:

  • Lebar bak lompat jauh: 2,75 m
  • Panjang bak: 9 m
  • Lebar lintasan lari sebelum lompat: 1,22 m
  • Panjang lintasan lari sebelum lompat: 13-45 m
  • Lebar papan tumpuan: 20 cm
  • Panjang papan tumpuan: 1,22 m

Untuk memperoleh hasil sempurna ini tergantung dengan beberapa hal, seperti teknik lompatan, awalan lompatan, kecepatan lari, posisi ketika melayang, sampai cara mendarat. Kondisi fisik prima mempengaruhi jauhnya lompatan yang dihasilkan.

Teknik Lompat Jauh

Teknik-Lompat-Jauh

Dalam olahraga lompat jauh terdapat beberapa teknik yang digunakan. Tujuannya adalah agar peserta dapat menghasilkan lompatan jarak jauh.

Kemampuan menguasai teknik lompat jauh tentu akan berpengaruh dengan seberapa jauh seseorang bisa mendarat di bak pasir. Berikut ini beberapa teknik yang digunakan dalam olahraga lompat jauh:

1. Teknik Awalan

Pada teknik ini, gerakan dari peserta lompat jauh dilakukan dengan cara lari secepat mungkin. Tujuannya adalah agar memperoleh kecepatan maksimal sebelum tolakan.

Teknik awalan juga dinilai sebagai bentuk tindakan untuk memperoleh kecepatan horizontal yang maksimal, kemudian diubah menjadi kecepatan vertika saat melakukan tolakan.

Untuk melakukan teknik awalan, peserta harus bisa berlari dengan cepat dari jarak sekitar 40-45 meter di lintasan lari, selanjutnya peserta melakukan tolakan memakai kedua kaki. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat teknik awalan pada olahraga lompat jauh, yaitu:

  • Jarak awalan pada cabang olahraga atletik lompat jauh bergantung dengan kemampuan peserta. Untuk peserta lompat jauh yang akan melompat dengan awalan pendek, maka bisa melakukan dengan jarak sekitar 25-30 meter atau kurang.

Sedangkan, peserta olahraga lompat jauh yang akan melompat dengan awalan yang jauh bisa melakukannya dengan jarak sekitar 30-45 meter atau lebih.

  • Pada titik awalan, posisi berdiri yang dilakukan adalah kaki sejajar atau salah satu kaki ada didepan. Ini tergantung dari posisi yang bisa menguntungkan peserta.
  • Cara mengambil awalan di olahraga lompat jauh bisa dimulai dengan perlahan-lahan lalu cepat atau sprint. Kecepatan ini perlu dipertahankan sampai sesaat sampai sebelum melakukan tolakan.
  • Saat sudah mencapai kecepatan yang maksimal yaitu kira-kira 3-4 langkah terakhir sebelum bertumpu atau take-off, gerakan kaki dilepas spontan tanpa mengurangi kecepatan yang sudah dicapai.

Pada langkah terakhir ini, peserta perlu fokus dan berkonsentrasi melakukan tolakan pada balok tumpi atau papan yang sudah disiapkan.

2. Teknik Tolakan atau Menumpu

Pada olahraga lompat jauh, teknik tolakan ini diyakini menjadi suatu gerakan yang paling penting. Pasalnya, teknik ini akan menentukan hasil lompatan sempurna. Peserta akan melakukan tolakan di papan atau balok tumpu.

Teknik menumpu ini perlu memakai kaki terkuat dengan cara mengubah kecepatan horizontal jadi kecepatan vertikal. Saat melakukan tumpuan, posisi badan juga jangan terlalu condong.

Tumpuan harus kuat, seimbang, dan cepat. Keseimbangan badan ketika melakukan tolakan harus dipertimbangkan agar tidak goyah. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan tolakan, yaitu:

  • Dalam lompat jauh, tolakan harus dilakukan menggunakan kaki paling kuat sehingga akan berbeda untuk masing-masing orang.
  • Tolakan kaki terkuat yang digunakan untuk bertumpu biasanya adalah bagian tumit. Jadi gunakan tumit terlebih dahulu saat melakukan tumpuan dan akhiri dengan bagian ujung kaki.
  • Sebelum melakukan tumpuan, usahakan badan peserta condong ke belakang.
  • Usahakan untuk bertumpu dengan tepat pada papan tumpu.
  • Kedua lengan perlu diayunkan ke atas dan depan saat bertumpu.
  • Peserta perlu mengayunkan kaki dan tangan setinggi pinggul ke arah depan dengan posisi yaitu lutut yang ditekuk.

3. Teknik Melayang

Pada teknik ini, gerakan harus dilakukan setelah peserta meninggalkan balok tumpuan. Saat melakukan teknik melayang, keseimbangan dari badan peserta harus bisa tetap terjaga. Ayunan dari kedua tangan dapat membantu peserta dalam menjaga keseimbangan tubuh.

4. Teknik Mendarat

Peserta harus bisa melakukan teknik mendarat dengan sebaik mungkin. Peserta jangan sampai membuat badan ataupun lengan jatuh ke belakang. Pasalnya, hal ini saja dengan cedera. Pendaratan di bak lompat dimulai dengan kedua tumit serta kaki pada posisi rapat.

Gerakan saat pendaratan juga perlu dilakukan menggunakan kedua kaki. Pada teknik mendarat, hal yang perlu diperhatikan yaitu kedua kaki yang dipakai untuk mendarat harus dilakukan bersamaan serta diikuti dorongan pinggul ke depan.

Mengapa saat teknik pendaratan tubuh harus condong ke depan? Pasalnya, jika tubuh cenderung jatuh ke belakang maka bisa berakibat fatal untuk peserta.

Ukuran lapangan lompat jauh perlu diperhatikan dan diterapkan pada perlombaan resmi. Olahraga atletik ini memang tampak sulit dilakukan oleh pemula. Oleh karena itu, diperlukan penguasaan beberapa teknik supaya bisa menguasainya.

Baca Juga: