Dampak-Negatif-Narkoba-Bagi-Kesehatan-dan-Kehidupan-Sosial

Dampak Negatif Narkoba Bagi Kesehatan dan Kehidupan Sosial

Jika berbicara tentang narkoba, maka yang paling sering muncul adalah dampak negatif narkoba bagi kesehatan. Tidak dipungkiri jika penggunaan narkoba akan menimbulkan dampak negatif bagi pemakainya, sehingga yang perlu diwaspadai bukan hanya efek ketergantungannya saja.

Bahkan pada beberapa kasus yang sudah parah, dampak negatif dari narkoba bisa menyebabkan kematian. Itulah mengapa penggunaannya sangat dilarang di berbagai negara. Untuk mengenal lebih lanjut tentang bahaya narkoba bagi kesehatan, berikut adalah informasinya.

Sekilas tentang Narkoba

Sekilas-tentang-Narkoba

Istilah narkoba mungkin sudah sangat familiar dalam kehidupan masyarakat, terutama terkait dengan larangan dan dampak negatifnya. Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan narkoba itu?

Dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dijelaskan bahwa yang dimaksud narkoba adalah obat atau zat dari tanaman atau bukan, sintetis atau semisintetis yang bisa menyebabkan terjadinya perubahan dan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan.

Sedangkan yang dimaksud penyalahgunaan narkoba adalah orang yang tanpa hak atau melawan hukum menggunakan narkoba. Tindakan tersebut bisa menimbulkan kerugian pada penggunanya, baik dari segi kesehatan (fisik dan mental) maupun lingkungan sosial.

Apa saja Dampak Negatif Narkoba bagi Kesehatan

Apa-saja-Dampak-Negatif-Narkoba-bagi-Kesehatan

Meskipun beberapa jenis narkoba bermanfaat dalam dunia medis, namun penyalahgunaannya sering menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Hal ini berkaitan erat dengan jenis narkoba, jangka waktu pemakaian, kondisi kesehatan serta dosis narkoba yang digunakan.

Adapun efek negatif narkoba adalah seperti berikut:

1. Kecanduan dan Ketergantungan

Salah satu efek penggunaan narkoba adalah menimbulkan kecanduan dan ketergantungan. Kondisi ini bisa terjadi ketika sel-sel saraf pada otak sudah mengalami kerusakan. Hal inilah yang menyebabkan pengguna sulit untuk melepaskan diri dari jeratan narkoba.

2. Perubahan pada Sel Saraf Otak

Dampak negatif dari penggunaan narkoba yang harus diwaspadai selanjutnya adalah terjadinya perubahan pada sel saraf otak. Kondisi ini biasanya terjadi karena pemakaian narkoba berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Perubahan sel saraf pada otak akan menyebabkan terganggunya komunikasi antar sel. Pada kondisi yang kronis, dampak negatif ini akan terus menetap meskipun penggunaan narkoba sudah dihentikan.

3. Menurunkan Daya Ingat

Dampak negatif narkoba berikutnya adalah menurunkan daya ingat. Pemakai narkoba bisa mengalami penurunan daya ingat dan bahkan kehilangan ingatannya. Kondisi ini terjadi karena obat-obatan tersebut bisa menyebabkan daya ingat melemah dan memunculkan kebingungan.

4. Keseimbangan Tubuh Terganggu

Dampak buruk narkoba bagi kesehatan selanjutnya yaitu terganggunya keseimbangan tubuh. Karena beberapa jenis narkoba bisa menyebabkan kerusakan saraf otak dan organ keseimbangan yang ada di telinga. Akibatnya keseimbangan tubuh menjadi terganggu.

5. Efek Halusinasi

Efek negatif narkoba yang tidak kalah penting untuk diwaspadai adalah munculnya efek halusinasi. Kondisi ini ditandai dengan adanya perubahan kesadaran, akibatnya pemakai narkoba akan kesulitan dalam melakukan aktivitas dan tidak fokus.

6. Risiko Penyakit Jantung

Dampak negatif narkoba bagi tubuh yang cukup berbahaya adalah memicu penyakit jantung. Kondisi ini terjadi karena konsumsi narkoba akan meningkatkan denyut jantung, sehingga irama jantung tidak beraturan, meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah.

Beberapa gejala yang bisa dirasakan seperti sesak napas, nyeri pada punggung dan dada, napas pendek serta keringat dingin.

7. Insomnia

Dampak negatif memakai narkoba lainnya adalah menyebabkan pengguna mengalami insomnia atau sulit tidur. Selain itu, pengguna narkoba akan selalu merasa gelisah. Akibatnya tubuh akan merasa lemas dan kekurangan energi karena tidak cukup tidur.

Pada beberapa kasus dengan penyalahgunaan jenis narkoba tertentu, pemakai justru tidur dalam waktu yang sangat lama hingga menyebabkan kesadarannya menurun.

8. Dehidrasi

Selain memicu penyakit jantung dan kerusakan sel saraf otak, contoh dampak negatif narkoba bagi kesehatan adalah menyebabkan dehidrasi. Hal ini akan menimbulkan efek kesehatan lainnya seperti kurang fokus, lemas dan bahkan kejang-kejang.

9. Menurunkan Kualitas Hidup

Dampak negatif mengkonsumsi narkoba berikutnya adalah menurunkan kualitas hidup. Hal ini bisa terjadi karena pengguna narkoba akan cenderung tidak fokus dalam melakukan aktivitas, mengalami masalah finansial dan masalah lainnya sehingga bisa mengacaukan kehidupannya.

Pengguna narkoba juga cenderung mengalami gangguan emosi karena tidak mampu mengendalikan emosinya. Selain itu, ada kecenderungan pemakai narkoba mengalami depresi dan kecemasan hingga mengalami rasa takut yang berlebihan.

10. Kematian

Dampak terakhir yang paling membahayakan tentu saja kematian. Penggunaan narkoba dalam dosis yang tinggi bisa menyebabkan penggunanya mengalami over dosis dan berujung pada kematian. Selain itu penggunaan jangka panjang juga bisa meningkatkan risiko kematian.

Dampak Negatif Narkoba terhadap Kehidupan Sosial

Selain menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan, penggunaan narkoba juga bisa berdampak buruk pada kehidupan sosial. Diantaranya adalah menimbulkan tindakan yang tidak sesuai norma atau melanggar norma yang berlaku di masyarakat.

Selain itu, pengguna narkoba cenderung mengisolasi diri dari lingkungan sosial di sekitarnya. Pada kasus tertentu, penggunaan narkoba bisa menyebabkan pemakainya mengganggu ketertiban umum serta menarik diri dari pergaulan.

Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Dengan berbagai macam dampak negatif narkoba yang telah dijelaskan diatas, maka sudah seharusnya dilakukan upaya pencegahan untuk menghindarinya. Beberapa diantaranya bisa melalui cara berikut:

1. Diarahkan untuk Berani Menolak

Biasanya lingkungan pergaulan yang buruk akan membuat remaja terdorong untuk ikut-ikutan dan mencoba menggunakan narkoba. Dorongan dan ajakan dari pergaulan yang buruk tersebut harus ditolak tanpa perlu takut tidak diterima lagi di lingkungan pergaulannya.

Untuk menghindari pengaruh buruk dari lingkungan tersebut, maka sebaiknya mencari lingkungan pertemanan yang baik. Yaitu lingkungan pertemanan yang mengajak pada hal-hal yang sifatnya positif dan produktif.

2. Mengatasi Tekanan Hidup

Banyaknya tekanan hidup yang dialami juga sering membuat seseorang terjerumus untuk menyalahgunakan narkoba demi bisa melupakan beban yang dirasakan. Padahal narkoba justru akan menjerumuskannya ke dalam beban hidup yang lebih rumit dan merugikan.

Sebagai solusinya, tekanan hidup bisa dibicarakan dengan orang yang dipercaya agar bisa dicari solusi terbaiknya. Atau bisa dengan terus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kemudahan dan pertolongan dalam menghadapi tekanan hidup.

3. Mengatasi Masalah Mental

Masalah mental juga sering membuat seseorang terdorong untuk melakukan penyalahgunaan narkoba. Akibatnya, gangguan mental justru semakin parah sehingga membuat kehidupan pribadi semakin kacau.

Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan mental adalah dengan berkonsultasi kepada profesional seperti psikolog atau psikiater.

4. Menjalani Kehidupan yang Seimbang

Upaya lainnya yang bisa dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba adalah dengan menjalani kehidupan yang seimbang. Karena ada kalanya seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba karena memiliki kehidupan yang tidak seimbang.

Dalam hal ini penting untuk menjalani kehidupan yang seimbang. Yaitu dengan melakukan kegiatan positif, bersosialisasi dengan lingkungan, lebih mengenal dan memahami diri sendiri, berbagi dengan sesama, dan yang terpenting selalu mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

Kesimpulannya, dampak negatif narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan baik fisik maupun psikis. Penyalahgunaan narkoba juga akan mengganggu kehidupan sosial pemakainya karena cenderung menarik diri dari lingkungan sosial di sekitarnya.

Baca Juga: