cabang-ilmu-sosiologi

10 Cabang Ilmu Sosiologi, Pengertian dan Penjelasan Lengkap

Dalam kehidupan sehari-hari kegiatan yang kita lakukan berkaitan dengan sosiologi yang mempelajari tentang kehidupan bermasyarakat. Namun karena gejala sosial yang dipelajari sifatnya umum, maka dibuatlah cabang ilmu sosiologi.

Cabang-cabang ini lebih spesifik membahas tentang fenomena dan peristiwa yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Melalui pengkajian cabang ilmu dalam sosiologi, kita akan mudah memahami karakteristik kelompok masyarakat dan individu.

Cabang Ilmu Sosiologi yang Wajib Diketahui

Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kehidupan sosial manusia secara luas. Maka dari itu, ilmu ini memiliki objek kajian dengan pembahasan yang berbeda-beda. Berikut adalah cabang-cabang dalam sosiologi yang perlu diketahui.

1. Sosiologi Pendidikan

Sosiologi-Pendidikan

Di dalam ilmu sosiologi, pendidikan tidak hanya tentang mempelajari pengetahuan saja. Tetapi pendidikan juga dapat mengontrol perilaku manusia berdasarkan ajaran budi pekerti. Bahkan pendidikan telah menjadi alat untuk mengatasi berbagai masalah di masyarakat.

Pada cabang ilmu sosiologi, pendidikan digunakan untuk memecahkan masalah yang fundamental. Dimana masalah-masalah tersebut muncul karena perubahan zaman. Sehingga untuk mengikuti perubahan tersebut dibutuhkan pemerataan pendidikan.

Sosiologi pendidikan secara umum membahas tentang hubungan antara fenomena dalam kehidupan masyarakat dengan dunia pendidikan. Oleh karena itu materi yang dikaji yaitu peran institusi pendidikan pada proses sosialisasi, perubahan masyarakat dan kontribusinya dalam pranata sosial.

2. Sosiologi Agama

Sosiologi-Agama

Agama merupakan sistem atau ajaran yang digunakan untuk menuntun manusia agar menjadi pribadi yang baik berdasarkan ajaran dari Tuhan. Umumnya sebagai penganut suatu agama, kita akan belajar langsung dari kitab suci.

Menurut ilmu sosiologi, agama memiliki banyak pengaruhi dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Misalnya seperti cara panjang, tingkah laku, hingga pembentukan identitas seorang individu atau suatu kelompok tertentu.

Cabang ilmu sosiologi agama mempelajari tentang bagaimana ajaran suatu agama dapat memengaruhi cara hidup manusia. Selain itu agama juga memiliki peran dalam pranata sosial dan menjadi agen pengendali manusia ketika menjalankan perannya.

3. Sosiologi Pembangunan

Sosiologi pembangunan memiliki kajian yang membahas tentang masyarakat dan pola aktivitasnya dalam proses pembangunan. Ilmu ini menyatakan bahwa pembangunan tidak hanya soal aspek material saja, tetapi juga perlu memperhatikan masyarakat sekitar.

Ada beberapa materi yang dipelajari dalam sosiologi pembangunan, diantaranya adalah pengaruhnya terhadap perubahan sosial serta perannya dalam kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat. Lantaran pembangunan tidak selalu memberikan dampak positif untuk masyarakat secara luas.

Singkatnya, sosiologi pembangunan merupakan cabang ilmu yang dibuat khusus untuk mengkaji dampak pembangunan terhadap kehidupan masyarakat. Ilmu ini juga diterapkan untuk mengevaluasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

4. Sosiologi Politik

Sesuai namanya, cabang ilmu sosiologi ini mempelajari tentang fenomena dan gejala politik dengan menghubungan beberapa variabel. Pada dasarnya variabel sosial dan politik memiliki keterkaitan dalam struktur masyarakat.

Sosiologi politik menggabungkan struktur sosial dengan lembaga politik untuk mewakili kepentingan negara dan masyarakat. Kesimpulannya, cabang ilmu ini mendalami tentang fenomena sosial yang berhubungan dengan kegiatan politik.

5. Sosiologi Industri

Salah satu cabang-cabang ilmu sosiologi yang perlu dipelajari dalam kehidupan masyarakat adalah sosiologi industri. Ilmu ini berfokus pada pertumbuhan industri yang selalu mengalami perubahan seiring dengan perkembangan masyarakat.

Selain itu cabang ilmu ini juga mengungkapkan bahwa masyarakat memiliki hubungan yang erat dengan industri. Artinya perkembangan industri mampu memberikan dampak terhadap perubahan sosial dalam masyarakat.

Sebagai contoh, dengan adanya pembangunan industri mata pencaharian masyarakat mengalami perubahan. Mereka yang awalnya kerja di sektor agraris, kini telah mengubah nasibnya dengan bekerja menjadi buruh pabrik.

6. Sosiologi Hukum

Setiap aktivitas masyarakat dalam kehidupan sosialnya selalu bersinggungan dengan hukum. Baik hukum yang diwariskan secara turun temurun dan tidak tertulis, maupun hukum resmi dari negara. Tetapi hukum-hukum yang berlaku seringkali sulit untuk diterapkan langsung pada masyarakat.

Misalnya ketika terjadi tindak pidana pencurian, maka pelaku harus diberikan sanksi kurungan dan denda berdasarkan hukum negara yang berlaku. Namun ada beberapa korban yang justru setuju untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan dan tidak menuntut pelaku.

Dari contoh tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa hukum tidak hanya tentang aturan-aturan tertulis saja. Namun ada juga praktik dalam masyarakat yang dijadikan alternatif untuk menyelesaikan permasalahan.

Sehingga dalam cabang ilmu sosiologi hukum, kita akan mempelajari bagaimana hukum berperan sebagai pranata sosial. Selain itu ilmu ini juga membahas tentang cara hukum memengaruhi perilaku individu dan lembaga hukum di tengah kehidupan masyarakat.

7. Sosiologi Keluarga

Setiap keluarga memiliki kondisi dan kebiasaan yang berbeda-beda dalam kehidupan masyarakat. Bahkan jumlah anggota keluarga beragam dan tidak selalu ideal. Hubungan keluarga di Indonesia juga berbeda dengan negara lainnya.

Sosiologi keluarga merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang interaksi anggota keluarga dan segala fenomena di dalamnya. Sebab, ada berbagai faktor dalam masyarakat yang dapat memengaruhi kondisi suatu keluarga.

Selain itu ilmu sosiologi keluarga juga mengkaji perihal peran institusi keluarga dalam kehidupan masyarakat. Ilmu ini juga menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran yang besar dalam pembentukan cara panjang dan tingkah laku seorang individu.

8. Sosiologi Pedesaan

Lingkungan sosial pada wilayah pedesaan memiliki kondisi yang berbeda dengan kota-kota besar. Oleh sebab itu, dibutuhkan cabang ilmu sosiologi pedesaan untuk mendalami pranata sosial masyarakat desa dan bagaimana cara mereka bersosialisasi.

Cabang ilmu ini secara khusus mengupas pola hubungan, sikap, dan karakteristik antarwarga yang tinggal di pedesaan. Lebih lengkapnya lagi terdapat pembahasan tentang bagaimana lingkungan dapat memengaruhi perilaku dan mata pencaharian warga desa.

9. Sosiologi Perkotaan

Mirip dengan cabang ilmu sebelumnya, sosiologi perkotaan memiliki pembahasan perubahan pola interaksi dan sosialisasi masyarakat yang hidup di kota. Dimana kondisi dan lingkungan perkotaan cukup berbeda dengan pedesaan.

Materi yang dipelajari dalam cabang ilmu ini adalah pola hubungan antarindividu, pekerjaan, pola pikir, dan bagaimana masyarakat kota berperilaku. Sehingga dapat ditemukan cara masyarakat di perkotaan menyikapi dan mengatasi suatu permasalahan sosial.

10. Sosiologi Kesehatan

Di dalam kehidupan bermasyarakat kita tidak bisa lepas dari masalah kesehatan. Mulai dari kesehatan individu yang sifatnya pribadi hingga wabah penyakit yang dapat menyerang masyarakat secara luas. Kedua faktor kesehatan tersebut sama-sama memiliki pengaruh pada kehidupan sosial.

Contohnya seperti pandemic covid-19 yang belum lama ini menyerang hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sosiologi kesehatan lebih berfokus pada perilaku sehat dan sakit pada masyarakat. salah satu materi yang sering dipelajari adalah pola hidup sehat untuk mencegah penyakit.

Meskipun kesehatan sering dianggap sebagai urusan pribadi, namun pada kenyataannya kondisi seorang individu dapat berdampak besar bagi masyarakat. Maka dari itu dibutuhkan cabang ilmu yang dapat mengkaji hubungan antara faktor kesehatan dengan kehidupan sosial.

Setiap cabang ilmu sosiologi yang sudah dijelaskan di atas memiliki pokok pembahasannya masing-masing. Meskipun kajiannya beragam dan berbeda, namun seluruh cabang ilmunya memiliki pengaruh yang besar untuk mendalami kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga: