Teori-Seleksi-Alam-Charles-Darwin--Pengertian,-Faktor-dan-Dampak

Teori Seleksi Alam Charles Darwin: Pengertian, Faktor dan Dampak

Teori seleksi alam menjadi salah satu teori yang banyak diperbincangkan. Hal ini karena berkaitan dengan bentuk bahkan jenis makhluk hidup yang bertahan dan ditemukan sekarang. Salah satu teori yang paling populer berkaitan dengan seleksi alam adalah teori Charles Darwin.

Seperti apa teori tersebut? Memangnya, apa tujuan terjadinya seleksi alam? Seperti apa dampak yang terjadi karena proses ini? Apa saja contohnya yang bisa ditemukan? Jawaban dan penjelasan tentang seleksi alam dan teorinya akan dibahas lebih lengkap melalui artikel di bawah ini!

Pengertian dan Tujuan

Pengertian-dan-Tujuan

Banyak makhluk hidup yang ada di zaman dulu yang sudah tidak dapat ditemukan saat ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah terjadinya seleksi alam. Secara singkat, seleksi alam adalah suatu proses di alam yang bertujuan untuk menyeleksi makhluk hidup di dalamnya.

Artinya, banyak faktor dan kejadian yang terjadi di alam, sehingga memaksa makhluk hidup untuk beradaptasi agar tetap mampu bertahan. Banyak pendapat dan teori yang menjelaskan tentang terjadinya seleksi alam. Teori tersebutlah yang dikenal dengan istilah teori seleksi alam.

Secara umum, teori tersebut juga menjelaskan bahwa seleksi alam memiliki peranan penting dalam keberlangsungan hidup suatu organisme. Organisme yang tidak mampu bertahan dalam seleksi alam akan terus mengalami penurunan populasi dan akhirnya punah.

Selain itu, secara teori proses terjadinya seleksi alam juga bisa menyebabkan munculnya berbagai spesies makhluk hidup baru.

Syarat dan Faktor Terjadinya Seleksi Alam

Syarat-dan-Faktor-Terjadinya-Seleksi-Alam

Seleksi di alam tidak terjadi begitu saja, tetapi harus memenuhi beberapa syarat dan faktor tertentu. Apa saja syaratnya? Berikut ini beberapa syarat yang harus ada atau dipenuhi agar seleksi alam dapat terjadi, yaitu:

  • Keturunan

Anak harus mengambil dan memiliki sifat campuran dari kedua orang tua atau induknya.

  • Variasi

Setiap organisme dalam suatu populasi harus memiliki sifat dan juga karakteristik yang berbeda-beda.

  • Persaingan

Keturunan yang memiliki sikap lebih baik, mampu beradaptasi, dan bersaing dengan pesaingnya, maka akan mampu bertahan.

Selain syarat-syarat tersebut yang harus dipenuhi, proses seleksi alam juga terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Apa saja faktor yang mempengaruhinya? Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya seleksi alam, yaitu:

  • Kondisi habitat atau tempat tinggal
  • Ketersediaan dan cara memperoleh makanan
  • Suhu lingkungan
  • Cahaya Matahari
  • Kemunculan predator baru
  • Timbul penyakit baru
  • Persaingan semakin ketat untuk mendapat makanan

Teori Seleksi Alam

Banyak ahli yang mengemukakan pendapat tentang seleksi alam bahkan beberapa dari mereka berhasil membuat suatu gagasan hingga teori. Salah satu teori yang populer tentang proses seleksi alam adalah teori yang dikemukakan oleh Charles Darwin.

Teori tersebut juga dikenal dengan istilah teori evolusi. Sebagian besar masyarakat dunia juga menyebut teori ini sebagai “Survival of The Fittest”.

1. Latar Belakang Teori dan Penelitian Charles Darwin

Teori evolusi yang berkaitan erat dengan proses seleksi alam tersebut dikemukakan oleh Charles Darwin setelah melakukan pengamatan dan penelitian panjang.

Pada tahun 1832, Darwin pernah melakukan perjalanan menggunakan kapal HMS Beagle. Tujuan perjalanan tersebut adalah mengamati hewan dan tumbuhan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, Darwin beranggapan bahwa setiap makhluk hidup akan bertumbuh dan berkembang.

Darwin melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Galapagos untuk melanjutkan pengamatan terhadap kura-kura besar. Pengamatan tersebut dilakukan untuk membuktikan pendapatnya sebelumnya karena pendapat tersebut dianggap bertentangan dengan teori-teori sebelumnya.

Darwin pun akhirnya memahami jika kura-kura sebenarnya berasal dari nenek moyang yang sama. Namun, kura-kura mengalami perubahan ukuran menjadi raksasa karena sudah terisolasi pada pulau berbeda.

Charles Darwin pun memperdalam belajar dari sumber acuan dari beberapa teori sebelumnya. Darwin menggunakan teori dalam Principles of Geology karya Lyell dan An Essay on The Principle of Population milik Thomas Malthus.

2. Fakta Penting tentang Teori Charles Darwin

Seperti apa teori tersebut? Jika belum tahu dan penasaran, maka berikut ini beberapa poin penting tentang teori seleksi alam Darwin, yaitu:

  • Teori Darwin dibuktikan dengan pengamatan terhadap bentuk paruh burung mocking bird. Menurutnya, bentuk paruh mocking bird bisa berbeda-beda tergantung spesies dan tempat tinggal atau habitatnya.
  • Suatu spesies makhluk hidup bisa muncul di alam karena adanya kompetisi hidup.
  • Kompetisi hidup akan melindungi spesies dengan variasi lebih baik dan menguntungkan agar bisa diteruskan ke keturunannya. Inilah yang disebut dengan seleksi alam.
  • Ketika proses variasi terjadi terus menerus, maka akan terlihat semakin jelas atau bahkan berevolusi. Akibatnya, spesies tersebut akan berbeda dengan spesies aslinya.
  • Darwin pernah berpendapat melalui bukunya bahwa mamalia darat dapat berubah menjadi paus.

Dampak Seleksi Alam

Semua peristiwa yang terjadi di alam tentu saja akan memberikan efek atau dampak kepada makhluk hidup di dalamnya. Seleksi alam juga memiliki beberapa dampak terhadap makhluk hidup. Berikut ini beberapa dampak yang timbul ketika terjadi seleksi alam, yaitu:

1. Kepunahan Beberapa Spesies Makhluk Hidup

Dampak utama dari seleksi alam adalah berkurangnya populasi suatu spesies makhluk hidup. Spesies yang dimaksud merupakan jenis makhluk hidup yang tidak mampu bertahan dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya.

Populasi makhluk hidup yang tidak mampu bertahan akan terus berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Jika tidak ada upaya penyelamatan atau konservasi, maka sangat besar kemungkinan bahwa spesies tersebut akan punah.

2. Munculnya Berbagai Spesies Baru di Alam

Dampak dari seleksi alam lainnya adalah muncul spesies baru. Meskipun ada beberapa spesies yang punah, masih ada kemungkinan munculnya spesies baru yang belum pernah ditemukan atau diidentifikasi sebelumnya.

Kondisi ini terjadi karena makhluk hidup tetap berupaya melakukan adaptasi terhadap perubahan di lingkungan sekitarnya. Proses adaptasi yang dimaksud dapat berupa adaptasi fisiologi, morfologi, maupun tingkah laku.

Spesies baru yang muncul tentu saja akan lebih memperkaya keanekaragaman fauna maupun flora di alam.

Contoh Terjadinya Seleksi Alam

Seleksi alam sudah terjadi sejak bumi ini diciptakan. Seperti apa contoh dari terjadinya seleksi alam? Jika belum tahu, maka berikut ini beberapa contoh seleksi alam yang pernah diamati maupun diteliti oleh para ahli, yaitu:

  • Revolusi industri Inggris yang berkembang sangat pesat membuat ngengat biston betularia dengan sayap gelap lebih banyak dibandingkan ngengat dengan sayap cerah. Kondisi tersebut terjadi karena ngengat sayap putih tidak mampu beradaptasi dengan polusi debu dan asap.
  • Burung finch yang masih dalam satu spesies memiliki bentuk paruh beragam di Kepulauan Galapagos.
  • Punahnya beberapa jenis spesies di Indonesia, misalnya harimau jawa, harimau bali, dan lain sebagainya.
  • Munculnya beberapa spesies baru di Indonesia, misalnya katak megophyris lancip, burung Myzomela irianawidodoae, cical Cyrtodactylus tanahjampea, dan lain sebagainya.

Teori seleksi alam menyatakan bahwa makhluk hidup dapat bertahan hingga sekarang karena mampu beradaptasi dengan lingkungan atau habitatnya. Seleksi alam sudah terjadi sejak zaman dahulu dan banyak contoh seleksi alam yang membuat beberapa spesies punah maupun muncul spesies baru.

Baca Juga: