konsep-musik-barat

Konsep Musik Barat (Western): Unsur Pembentuk dan Jenisnya

Seiring berjalannya waktu, perkembangan musik kini kian berkembang dan membuat banyak orang mulai terpengaruh dan menikmatinya. Konsep musik barat merupakan salah satu jenis musik yang disukai oleh semua kalangan, oleh sebab itu seringkali dijadikan trend musik favorit setiap harinya.

Musik barat memang seringkali dijadikan sebagai media komunikasi di negara lain, begitu juga Indonesia. Banyak orang menyebut musik barat dengan istilah “Western Music” karena awal mulanya berkembang di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Amerika Latin, Kanada, dan lainnya.

Memangnya Bagaimana Konsep Musik Barat?

Memangnya-Bagaimana-Konsep-Musik-Barat

Musik barat merupakan salah satu jenis musik yang berasal dari Negara-Negara Barat seperti Amerika, Inggris, Kanada, dan wilayah sekitarnya. Namun berkat instrumen lagu dan makna lirik yang khas justru membuat lagu barat kian berkembang di negara timur khususnya Indonesia.

Banyak orang Indonesia berasal dari kalangan dewasa sampai usia 17 tahun ke bawah menyukai genre musik barat karena berbagai faktor. Ada yang mengatakan musik barat asik, liriknya memiliki makna dalam, instrumen lagu enak, dan masih banyak lagi faktor musik barat begitu sering didengarkan.

Menurut The Concise Oxford Dictionary, musik merupakan seni yang menggabungkan beberapa aspek seperti suara vokal untuk menghasilkan bentuk, ekspresi, dan harmoni yang indah. Kemunculan musik barat di tengah masyarakat dunia tentunya memiliki ciri khas tersendiri daripada musik lainnya.

Awalnya kemunculan western music digunakan untuk tujuan spiritual untuk memuja dewa kepercayaan. Saat itu kebiasaan masyarakat Yunani menggunakan musik barat sebagai sarana pemujaan dewi seni dan sering dikenal dengan istilah “Musae” yang memiliki makna “Cikal Bakal Nama Musik”.

Seiring berjalannya waktu, musik barat diciptakan sebagai sarana untuk peribadahan agama Kristen. Hal ini membuat kumpulan musik barat sering diperdengarkan lewat gereja dan istana sebagai bentuk doa. Intinya musik barat pada masa sebelumnya bersifat sakral, hingga kemudian mengalami perkembangan.

Unsur Pembentuk Musik Barat

Unsur-Pembentuk-Musik-Barat

Setelah memahami konsep dasar musik barat, sama halnya dengan aliran seni lain, musik barat juga terdiri atas unsur-unsur pembentuknya. Pada umumnya musik barat terdiri atas 4 unsur seperti irama dan mantra, atmosfir, suasana hati, pesan, lirik, melodi, dan ritme sesuai penjelasan di bawah ini.

1. Mantra dan Irama

Irama dalam musik populer dinamakan dengan “Style, Idiom, Tradisi, Genre, dan Corak”. Dalam musik populer sendiri ada yang dinamakan folk, country, samba, salsa, disko, dan rock’n roll. Jadi jangan heran kalau musik barat memiliki berbagai genre yang terlihat berbeda satu sama lain.

Bagi Anda yang bisa mahir memainkan gitar, maka akan mengetahui bahwa cara memainkan irama country akan berbeda dengan irama salsa. Selain itu, memang ada notasi khusus yang perlu diterapkan dalam irama sehingga perlu memperhatikan kombinasi not dengan nilai tertentu.

2. Suasana Hati

Konsep musik barat juga memiliki unsur yang berkaitan dengan suasana hati. Musik barat tentu bisa menggambarkan perasaan seseorang yang sedang menyanyi. Musik mampu memberikan definisi tentang apa yang dikatakan pendengar seperti merenung, bahagia, damai, dan lainnya.

Tanpa sadar terkadang ada musik barat yang mampu mewakili perasaan pendengarnya, sehingga sangat disukai oleh beberapa orang. Sama dengan musik lainnya, keberadaan musik barat mampu digunakan untuk mengungkapkan perasaan yang dimiliki oleh orang lain.

3. Lirik

Setiap lagu pastinya memiliki lirik yang mampu mengungkapkan emosi serta nyanyian. Banyak yang mengatakan bahwa lirik merupakan ungkapan emosional dari penyanyi, baru kemudian bisa tersalurkan kepada pendengar lewat lagunya tersebut.

4. Atmosfir

Apa yang dimaksud dengan atmosfir? Atmosfir merupakan lingkungan yang ada pada sekeliling nyanyian. Bisa dikatakan atmosfir berisi jawaban dari pertanyaan “Anda dimana” sehingga bisa dikatakan berada di rumah, pantai, ladang, dan lainnya.

Musik barat seolah mendatangkan atmosfir bagi semua pendengar setianya, oleh sebab itu sangat disukai oleh sebagian orang. Tanpa adanya atmosfir, maka belum tentu pendengar musik barat bisa menikmatinya dengan baik.

5. Harmoni

Konsep musik barat tentunya menawarkan harmoni yang membahas tentang penyusunan akord-akord agar lagunya bisa terdengar enak. Harmoni seringkali berkaitan dengan gerakan nada satu ke nada lainnya, begitu juga masalah prinsip struktural yang mampu mengaturnya.

6. Melodi

Melodi merupakan gabungan dari rangkaian tinggi nada dengan ritme. Melodi akan diberi tanda berupa rangkaian not dan tanda diam dengan beragam jenis nilai. Melodi juga berkaitan dengan enak atau tidak enaknya sebuah lagu barat yang didengarkan.

7. Ritme

Ritme merupakan bagian dari melodi atau sebuah lagu karena berkaitan dengan distribusi not, tekanan not, dan lainnya. Ritme akan ditandai dengan berapa ketukan untuk membuat nada lagu yang sedang dinyanyikan terdengar sangat enak.

8. Pesan

Apa yang ingin penyanyi katakan kepada pendengar? Bisa mengatakan beberapa hal mulai dari filsafat, sudut pandang, tanggapan yang ingin didengarkan, dan lainnya. Setiap lagu barat pasti memiliki makna tertentu yang mengandung pesan kepada semua pendengarnya.

Beragam Jenis Musik Barat atau Western Music

Jika ada pertanyaan sebutkan apa saja jenis musik barat, pastinya Anda akan menyebutkan beberapa jenis seperti blues, country, emo, metal, dan lainnya. Itu memang benar, sesuai dengan penjelasan berikut ini mengenai macam-macam musik barat yang sering diperndengarkan.

1. Musik Blues

Blues adalah aliran musik vokal dan instrumental yang banyak berkembang di negara Amerika Serikat. Pada dasarnya musik blues tergolong musik spiritual atau semacam pujian yang awalnya banyak diciptakan oleh komunitas mantan budak Afrika yang ada di Amerika Serikat.

Permainan musik blues memiliki ciri-ciri seperti musik jazz, unsur melodinya yang menonjol, dan adanya tempo lagu khas. Umumnya musik blues memiliki tempo slow dan permainan gitarnya lebih menonjol, sehingga orang akan lebih mudah membedakannya.

2. Musik Country

Konsep musik barat jenis country berasal dari perpaduan musik Amerika pegunungan Applachia dengan bagian selatan. Ciri khas yang ditawarkan oleh musik country diantaranya pemakaian alternasi bass akan berganti saat di sela-sela strumming dan permainan bass C-G bersamaan.

Alat musik yang seringkali digunakan untuk memainkan lagu barat country seperti biola, gitar, steel guitar, harmonica, dobro, bass gitar, fiddle, banjo, mandolin, dan drum. Sepertinya jenis musik country sangat disukai oleh kalangan usia dewasa yang sudah dari dulu sering mendengarkannya.

3. Musik Emo

Emo termasuk jenis musik cork yang memiliki khas melodius sambil diiringi lirik ekspresif serta berisi pengakuan atas suatu kejadian. Musik emo biasa dimainkan dengan beberapa alat seperti drum, gitar bass, gitar listrik, dan vokal.

4. Hip Hop

Hip Hop adalah sejenis gerakan yang tumbuh pada era 1970-an. Genre ini terdiri atas campuran dinamis antara elemen DJing, Rapping, Graffiti, Breakdance, dan lainnya. Hingga saat ini musik Hip hop cukup diminati oleh kalangan anak muda untuk beatboxing, fashion, dan lainnya.

Masih ada konsep musik barat yang banyak berkembang sampai saat ini mulai dari metal, jazz, klasik, pop, R&B, reggae, rock, swing, dan lainnya. Setiap jenis musik memiliki ciri khas masing-masing, baik dari segi melodi, ritme, lirik, dan alat musik yang biasa digunakan saat menyanyikannya.

Baca Juga: