niat puasa rajab sekaligus puasa qadha ramadhan

Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan Arab & Artinya

Balitteknologikaret.co.id – Bagi yang ingin mengadha puasa Ramadhan digabung dengan puasa rajab maka bisa menggunakan Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan berikut ini. Rajab merupakan salah bulan hijriyah yang memiliki banyak keutamaan di dalamnya.

Salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh umat muslim ketika memasuki bulan Rajab adalah Puasa. Mengenai puasa rajab ini terdiri dari beberapa pendapat mengenai berapa banyak puasa yang dianjurkan untuk dilakukan.

Pada intinya, kita sebagai umat muslim bisa melakukan Puasa Rajab di bulan Rajab kapan saja. Atau buat para perempuan yang belum ganti puasa Ramadhan tahun lalu bisa langsung niatkan puasa rajab sekaligus qadha ramadhan.

Apakah Bisa Menggabungkan Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan?

niat puasa rajab sekaligus puasa qadha ramadhan

Setiap umat muslin wajib untuk mengetahun bulan-bulan hijriyah mulai dari Muharam hingga Zulhijah. Tiap bulan tersebut memiliki keutamaan dan banyak amalan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan iman dan juga ketaqwaan.

Salah satu bulan hijriyah yang memiliki banyak keutamaan adalah bulan Rajab dimana di bulan tersebut menandakan sebentar lagi umat muslim akan berjumpa pada bulan Ramadhan. Pada bulan Rajab inilah semua umat muslim bisa meningkatkan pahala dengan berbagai amalan-amalan termasuk puasa.

Semua masyarakat muslim pastinya ingin bertemu lagi dengan puasa Ramadhan sehingga memohon kepada Allah SWT untuk dipertemukan kembali. Ketika bulan Rajab juga bisa menjadi pengingat bagi kita, terutama kaum wanita yang masih memiliki hutang puasa di tahun lalu.

Ini bisa momentum yang tepat bagi para perempuan untuk mengganti atau meng-qadha puasa ramadhan. Amalan-amalan penting yang dianjurkan juga dilakukan pada bulan Rajab adalah berpuasa.

Sehingga munculah pertanyaan apakah boleh menggabungkan Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan dalam satu waktu yang sama.

Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan sebenarnya boleh saja dilakukan oleh kaum perempuan yang ingin mengganti puasa dan ingin mendapatkan pahala dari puasa rajab juga. Namun, ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui agar nantinya tidak keliru saat ingin melaksanaan puasa rajab digabung dengan qadha ramadhan.

Semua itu kembali kepada bagaimana niat kita dalam menjalankan ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. Bila muncul keraguan di antara kalian mengenai Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan ini bagaimana.

Marilah sama-sama simak pembahasan yang ada di bawah ini.

Ketentuan Untuk Berpuasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan

ketentuan-puasa-rajab

Barang siapa yang pada saat bulan puasa Ramadhan tidak melaksanakan puasa karena halangan yang diperbolehkan. Maka mereka wajib membayar puasa tersebut dengan cara mengqadhanya di bulan setelah Ramadhan berakhir.

Bukan hanya seorang perempuan saja yang memiliki halangan tidak berpuasa, melainkan ada beberapa golongan orang yang diperbolehkan untuk tidak puasa karena alasan tertentu. Dan janganlah sekali-sekali umat muslim membatalkan puasanya dengan sengaja karena itu termasuk perbuatan dosa besar.

Jika di bulan Rajab kalian ingin Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan digabung menjadi satu waktu. Maka ketahui dulu beberapa ketentuan mengenai puasa tersebut.

Mereka yang ingin menjalankan puasa rajab digabung dengan ganti puasa Ramadhan sebenarnya boleh-boleh saja dan tidak ada larangannya. Namun, tidak boleh diniatkan satu-satu secara khusus. Lebih diutamakan mengganti puasa terlebih dahulu.

Kita akan tetap mendapatkan pahala dari puasa rajab karena puasa ganti Ramadhan di bulan tersebut. Cukup baca saja niat mengganti puasa Ramadhan, maka Insha Allah akan mendapatkan pahala bulan Rajab juga.

Sekali lagi semua itu harus diniatkan karena Allah SWT dan mengharap ridhonya saja. Jadi, tidak perlu bingung lagi apakah harus puasa Rajab dulu atau Qadha dulu. Jika kamu ada puasa yang belum diganti, maka silahkan ganti puasanya dulu pada bulan Rajab dengan niat puasa Qadha.

Hal ini sesuai dengan yang ada pada kitab Syekh al-Kurdi, ketika seorang berpuasa sunnah di hari atau bulan yang memang disarankan untuk berpuasa, maka akan mendapatkan pahala puasa bulan tersebut.

Kalian bisa membaca Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan dan mendapatkan kedua pahala dari puasa tersebut.

Niat Puasa Rajab Arab Dan Latin Beserta Artinya

Niat Puasa Rajab Arab Dan Latin Beserta Artinya

Salah satu waktu yang tepat untuk meningkatkan iman dan taqwa di bulan Hijriyah adalah pada saat bulan Rajab. Amalan yang dilakukan bisa dengan berpuasa, membaca Al-Qur’an, meningkatkan sholat sunnah, dan perintah Allah SWT yang lainnya.

Bagi yang ingin berpuasa di bulan Rajab, tetapi belum tahu apa niat puasanya maka diperbolehkan membaca niat dengan bahasa Indonesia. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang diniatkan oleh hamba-Nya meskipun ada di lubuk hati yang paling dalam.

Jangan sampai karena hanya tidak tau niat puasa bulan Rajab, kita mengurungkan niat untuk berpuasa di bulan tersebut. Di bulan ini kita bisa memanjatkan doa-doa khususnya agar bisa bertemu kembali dengan bulan suci, yaitu Ramadhan.

Di dalam artikel Balitteknologikaret.co.id kali ini akan membagikan bagaimana Niat Puasa Rajab dengan bacaan arab ataupun bahasa Indonesia. Niat puasa di bulan Rajab bisa diucapkan dengan lisan ataupun diucapkan hanya dalam hati saja.

Berikut ini adalah niat puasa Rajab menggunakan bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan latinnya.

Bacaan Niat Puasa Rajab : Nawaitu shauma ghodinn an’aidai sunnati rojaba lillahita’la.

Niat puasa rajab menggunakan bahasa Indonesia : Niat aku puasa sunnah rajab di esok hari karena Allah ta’ala. 

Setiap orang tidak diharuskan melafalkan niat puasa rajab ini menggunakan lisa. Cukup yakinkan dan niatkan dari hati kalian akan berpuasa rajab di esok hari maka itu sudah terhitung niat meskipun tidak membaca bacaan khususnya.

Bacaan Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan

Bacaan Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan

Apabila di antara kalian ada yang belum selesai mengganti puasa Qadha Ramadhan, tetap sudah masuk di bulan Rajab. Tidak perlu pusing karena bisa tetap berpuasa dan melakukan amalan-amalan di bulan Rajab.

Tidak ada amalan khusus yang harus dilakukan karena jika umat muslim melaksanakan perintah Allah sesuai dengan aturannya, maka Insha Allah akan mendapatkan pahala. Bagi yang masih memperdebatkan apakah Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan ini boleh dilakukan atau tidak.

Pilihlah mana yang kamu yakini karena puasa Qadha rajab pun tetap akan mendapatkan pahala asalkan dilakukan dengan niat yang benar. Apakah wajib membaca niat puasa qadha Ramadhan di malam hari?

Niat puasa Qadha pun boleh dilafalkan dalam secara lisan ataupun hanya diniatkan dalam satu saja. Bagi yang belum tahu bagaimana cara niat puasa qadha ramadhan di bulan Rajab silahkan simak bacaan berikut.

  • Niat puasa Qadha ramadhan menggunakan bahasa Indonesia : Niat aku puasa qadha bulan Ramadhan di esok hari karena Allah Ta’ala.
  • Bacaan latin puasa Qadha Ramadhan : Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhai fardu syahri ramadhana lillahi ta’ala

Bacaan niat puasanya tidak perlu digabungkan karena walaupun kalian meniatkan puasa Qadha dan menjalankannya di bulan rajab ikhlas karena Allah Ta’ala maka bisa mendapatkan kedua pahala puasa tersebut.

Keutamaan Melakukan Puasa Di Bulan Rajab

Keutamaan Melakukan Puasa Di Bulan Rajab

Ketika kita memiliki umur untuk sampai di bulan Rajab, maka jangan disiakan-siakan dan lakukanlah amalan-amalan yang akan meningkatkan keimanan kita. Puasa adalah amalan yang bisa kita lakukan pada bulan tersebut untuk mendapatkan pahala yang melimpah dari Allah SWT.

Namun, jangan hanya dikhususkan puasa di satu hari saja karena jika niatnya sudah tidak sesuai ditakutkan pahala yang didapat malahan tidak sampai. Lalu apa keutamaan dari puasa di Bulan Rajab ini dibandingkan dengan bulan yang lainnya.

Banyak hadist-hadist yang membahas soal puasa di Bulan Rajab ini, tetapi sebenarnya tidak ada waktu waktu tertentu untuk melakukan puasanya.

Keutamaan melakukan puasa di bulan Rajab dengan niat yang tulus adalah mendapatkan rahmat dan pahala dari Allah SWT. Dengan mulai berpuasa di bulan tersebut juga, kita akan terbiasa saat memasuki bulan Ramadhan nantinya.

Di bulan ini juga banyak-banyaklah memanjatkan doa serta memohon ampun atas segala dosa yang telah diperbuat. Semoga saja kita semua masih dipertemukan pada bulan Ramadhan tahun-tahun berikitnya.

Banyak sekali saudara kita yang bertemu dengan bulan Rajab, tetapi tidak sempat berjumpa dengan bulan Ramadhan karena dipangggil oleh Allah SWT. Oleh karena itu, di waktu Rajab inilah saat yang tepat bagi kita untuk memohon ampun karena kita tidak pernah tahu kapan waktu terakhir hidup di bumi.

Siapa tahu saja dengan berpuasa, iman dan taqwa semakin meningkat dan sudah memiliki persiapan bertemu dengan bulan Suci Ramadhan. Jika saat Rajab kalian ada masih memiliki hutang puasa maka segera ganti karena ini adalah momen yang paling pas.

Hukum Qadha Puasa Ramadhan

Hukum Qadha Puasa Ramadhan

Mengapa kita lebih dianjurkan untuk mengganti puasa terlebih dahulu sebelum melakukan puasa sunnah yang lainnya? Hal tersebut karena hukum puasaa Qadha berbeda dengan puasa yang lainnya.

Hukum dari mengganti puasa Ramadhan tahun lalu adalah WAJIB, baik itu bagi kaum perempuan maupun laki-laki. Siapa saja yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan karena ada udzur atau halangan maka wajib menggantinya di bulan kemudian.

Memang ada golongan orang tertentu yang tidak wajib membayar utang puasa ramadhan dengan qadha. Namun, utang tersebut diganti dengan membayar fidyah sesuai dengan ketentuan. Salah satu golongan orang yang mengganti utang puasa dengan fidyah adalah mereka yang sudah lanjut usia dan memang kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk berpuasa apalagi mengganti utang puasa.

Bagi yang masih dalam keadaan kondisi mampu untuk mengganti puasa Ramadhan maka wajib untuk mengadhanya. Waktu qadha puasa bisa dilaksanakan dari mulai bulan Syawal hingga bulan Sya’ban sebelum bertemu lagi dengan bulan Ramadhan di tahun berikutnya.

Pada penjelasan di atas, Balitteknologikaret telah menjelaskan bagaimana Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan yang bisa kamu ikuti. Jadi, jangan sampai kalian melewatkan hutang puasa karena itu WAJIB hukumnya untuk diganti.

Dalil Tentang Puasa Qadha Ramadhan

Masih banyak umat musim berakal sehat dan tidak dalam kondisi tertentu yang menyepelekan qadha puasa Ramadhan ini. Padahaln sudah sangat jelas hukum puasanya, yaitu WAJIB sehingga berbeda dari puasa sunnah yang lain.

Puasa Qadha ini tidak termasuk Sunnah karena apabila tidak dikerjakan ia akan mendapatkan dosa. Berbeda dengan puasa sunnah yang jika dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa.

Dalil mengenai puasa Qadha Ramadhan ini sudah jelas tertuang dalam ayat suci Al-Quran sehingga harus dipatuhi oleh semua umat muslim di seluruh dunia. Adapun dalil tentang puasa qadha Ramadhan ada pada surah Al-Baqarah ayat ke 184.

Ayat tersebut menjelaskan bahwa setiap umat muslim yang meninggalkan puasa wajib karena sakit atau dalam perjalanan, maka wajib baginya untuk mengganti puasa sesuai dengan jumlah yang ditinggalkannya. Bagi yang berat menjalankan puasa Qadha karena kondisi tertentu maka wajib baginya untuk membayar fidyah, yaitu memberikan makan orang miskin.

Turunnya ayat Al-Qur’an tersebut merupakan dasar hukum utama mengapa puasa Qadha Ramadhan ini wajib untuk dilakukan. Jadi, bagi yang belum tahu mengenai kewajiban ganti hutang puasa mulailah dari sekarang untuk mengqadha puasa ramadhanmu.

Tata Cara Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan

Hukum Qadha Puasa Ramadhan

Bagi kalian yang baru pertama kali ingin mencoba puasa Rajab, tetapi masih bingung caranya. Maka di dalam pembahasan Balitteknologikaret kami akan menyampaian tata cara Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan.

Perbedaan antara puasa wajib dengan puasa sunnah tidaklah signifikan karena makna puasanya tetap sama. Kita tetap harus menahan haus, lapar, serta nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ketika ingin berpuasa juga daianjurkan untuk bangun sahur meskipun hanya meminum segelas air saja.

Larangan-larangan dan juga hal yang membatalkan puasa pun masih sama. Untuk niat bisa dibacakan malam sebelum berpuasa di keesokan harinya dengan bacaan yang sudah dijelaskan.

Perbedaan di antara kedua puasa tersebut adalah terletak pada hukum atau keutamaan puasanya. Bila masih mempunyai utang puasa lebih diutamakan puasa untuk mengqadha Ramadhan. Dan kalau sudah selesai barulah dilanjutkan untuk puasa Rajab, baik itu hari Senin Kamis atau hari lainnya.

Selama berpuasa hindari hal-hal yang bisa membatalkan atau menyebabkan kehilangan pahala puasa. Jagalah lisan dan perbuatan agar puasa yang kamu lakukan tidak sia-sia. Jika sudah masuknya waktu adzan magrib, maka segerakan berbuka dengan membaca doa buka puasa yang sama seperti di bulan Ramadhan.

Itulah tata cara puasa rajab sekaligus qadha ramadhan yang bisa kalian coba lakukan. Mulailah mengganti utang puasa terutama jika kamu sudah tahu mengenai keutamaan dan juga hukumnya.

Doa Buka Puasa Rajab Dan Qadha Ramadhan

doa-buka-puasa-rajab

Doa buka puasa baik di bulan Rajab, Sya’ban, dan juga saat puasa wajib itu semua sama. Waktu berbukanya pun tidak berubah, yaitu pada saat terbenam matahari atau adzan magrib berkumandang. Silahkan sesuaikan waktu berbuka dengan wilayah masing-masing karena jamnya berbeda-beda.

Apabila telah sampai waktu buka maka wajib bagi orang yang berpuasa untuk membatalkan puasanya terlebih dahulu tanpa menunda. Kalian bisa membaca niat buka puasa baik memakai bahasa Indonesia ataupun arabnya.

Lebih dianjurkan memang membaca doa buka puasa menggunakan yang versi arabnya. Ada dua bacaan buka puasa  yang bisa kamu ikuti.

Berikut adalah doa buka puasa sesuai sunnah nabi : Dzahabdh shoma’u wabtallatil ‘uruqu wasabatil ajr, Insya Alloh.

Artinya : Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan tetaplah pahalanya

Atau bisa juga membaca doa buka puasa berikut ini.

Allahumma lakushumtu wa bika amantu, wa’ala rizqika aftortu birahmatika ya arhama rahimin, aamiin.

Pada saat menjelang berbuka puasa maka jangan lupa untuk berdoa, maka itu merupakan salah satu waktu yang paling baik untuk memanjatkan doa agar cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Sekian pembahasan Balitteknologikaret hari ini mengenai Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan, apabila ada salah-salah kata mohom dimaklumi.

Baca Juga :